Home » » kakak atau adik ??

kakak atau adik ??



Jikalau bisa memilih, kamu ingin jadi apa ? kakak atau adik ? atau malah nggak dua – duanya, alias anak tunggal.. Emang sih, kita tidak bisa memilih takdir. Takdir itu ndak bisa ditebak, ndak ada yang tahu bakal seperti apa jadinya hidup kita. Tapi memang diantara kita sering ada yang mengeluh dengan takdir yang didapatnya. Contohnya ya dalam hal tersebut. Ah, ndak enak jadi adik. Mending jadi kakak aja, bisa nyuruh - nyuruh adik. Pernah tidak berfikir seperti itu?

Aku adalah anak pertama dari lima bersaudara. So pasti aku punya adik. Dua laki – laki, dan dua perempuan. Pas. Tapi yang bikin ndak enak jadi anak sulung ya gitu, ndak punya kakak.. jadi kalau kita salah ndak ada yang membela kita. Waktu kita bertengkar dengan anak lain misalnya.. Jika kamu setakdir dengan diriku, alias menjadi anak sulung juga.. Kamu mungkin juga merasakan apa yang aku rasakan. Yah, sebagai anak paling tua harus selalu mengalah sama adik – adik. Bila orang tua lagi bawa jajan,  trus dibagikan sama anak – anaknya.. kaum anak sulunglah yang selalu mendapat jatah paling sedikit, atau bahkan ndak dapat sama sekali. Ngalah karo adi2mu yo le.. pasti itu yang ortu ucapin. Waktu adik sedang rewel, minta apa gitu sambil nangis – nangis.. eh, kaum itu juga yang disuruh ndiemin. Itu maksudnya gak mau tahu ama anaknya atau emang lagi sibuk ?? yaudah, husnudzon ajaa.. J. Trus ada hal bikin aku jengkel dengan adik – adikku adalah tingkat kenakalan mereka yang melebihi rata – rata. Masyaallah, rasanya pengen tak jual aja. Yah, walau tak semuanya nakal sih. Tapi emang sulit buat diatur, padahal sudah lumayan besar. Ah bagaimanapun juga mereka tetap adik – adikku, dan aku menyayangi mereka. Dan yang paling berat saat menjadi anak sulung adalah jika menjadi tulang punggung keluarga. Sebagai anak yang paling besar dan tua, sudah tentu harus bisa memperjuangkan hidup adik – adiknya. Apalagi jika orang tua sudah meninggal duluan. Rasanya pengen ikut mati saja, ckck. 

Dan tahukah, apa enaknya jadi kakak? Yang paling aku rasakan adalah kalau aku sangat disayangi oleh mereka. Keberadaanku dibutuhkan oleh mereka. Saat aku pergi lama dari rumah, entah itu ke pondok atau kemana.. Kepulanganku ditunggu – tunggu oleh mereka. Baru saja memasuki pagar kompleks, mereka sudah menjerit – jerit tak karuan. Tak jarang mereka memeluk. Ah, itu yang bikin aku suka. Apalagi jika mempunyai adik yang masih kecil. Masih imut dan gemesin. Enak kalau diajak main. Yah, walaupun seringnya jailin adik kecil sampain si adik nangis sih, hehe.. Tapi anehnya kalau si adi nangis ada rasa kepuasan sendiri. Aneh... dan enaknya lagi jika menjadi kakak adalah jadi bisa nyuruh – nyuruh adik, haha. Bukannya otoriter, tapi memanfaatkan peluang yang ada.

Lalu, bagaimana perasaan adik – adik kita? Haha, mungkin ya gara – gara si kakak suka nyuruh terus, si adik jadi sebel. Apalagi kalo nyuruhnya pake bentak – bentak sampe kayak tentara. Dan mungkin ya mereka sebel juga kalau kakak suka jahilin. Yah, begitulah.. tapi jadi adik itu enak lho. Apalagi kalau kakaknya sudah besar – besar, dan sudah punya keluarga sendiri. Yah, paling ndak kan bakal punya ponakan. Atau ndak ya kalau pengan sesuatu tinggal ngomong sama kakak. Kalau kakak lagi punya duit, mesti dah dibeliin. Dan tentunya dengan adanya kakak, adik merasa jadi lebih diperhatikan.. karena kakak lebih sering mengalah untuk kebahagiaan adiknya.

Tapi, menurutku yang paling ndak enak ya kalau jadi anak tunggal. Kalau mau main sama siapa? Anak tetangga ya belum tentu asyik. Gak punya kakak yang bisa membela. Gak punya adik yang bisa dijahilin. Sendirian. Tapi ya dengan menjadi anak satu – satunya, kasih sayang ortu bakal terlimpahkan ke dia seorang. Ndak baiknya kalo terlalu dimanja. Jadi.. kesimpulannya adalah, paling enak jadi anak tengah !!
Hehe, tapi sekali lagi. Kita tak bisa menentukan takdir. Apa yang kita terima, jalani saja dengan senyuman. Jangan mengeluh dan jangan banyak berharap. Qona’ah adalah jalan terbaik.. Cayoo and wassalam
Thanks for reading kakak atau adik ??

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Posting Komentar

Label

Cerpen (1) it's me (10) Prosa (2) Special (13) Theory of me (6) Think again (8)
Powered By Blogger