Otak ku bilang about teman

thumbnail


Teman oh teman.. Waduh, kalo deket – deket ama apa yang “pertemanan” itu.. nyesek. Iye kan? Coba dech rasain sendiri kalo ada temen deket elo yang mau ninggalin elo. Enteh dia mau pindah ke daerah yang baru atau bahkan mau pulang ke Rahmatullah.. Apa yang elo rasain? Nyesek kan mpe yah.. Wuiih, lebih dramatis lagi tuh kalo sampai ada pertumpahan air mata, hiks. Pernah tuh pas ane kelas 2 MTs, teman cewek ana yang cewek ada yang mau keluar dari sekolah gara – gara ada masalah.. widih, pas hari itu semua temen cewek ana pada nangis nda.. perfek. Nah, karena berteman bikin nyesek.. So, gak sudah deh saling berteman, berperanglah kalian wahai manusia.. Haha, ya gak lah boy.. Meski kadang asem, toh ya pasti ada manisnya juga tho..

Dalam hakikatnya, semua orang itu punya  dan butuh apa itu yang namanya teman. Miskin kaya ganteng jelek normal gak normal semua punya dan butuh teman. Kalo suatu masa nieh ente dapat sms dari temen loe yang isinya “sepi nieh, gak ada temen..” itu kagak masuk akal bro !! so secara gak langsung dia gak nganggep loe sebagai temen dong?? Aih, semua orang itu punya temen. Gk Cuma orang, semua hal di dunia ini juga punya. Yah, nasi aja punya temen masak ya elo kagak.. ghairu ma’qul yakni (baca : gak masuk akal). Trus pernah gak nemu orang yang cari – cari temen tapi pake cara yang aneh banget, yakni ngacak nomer hape. Jadi dia nyoba bikin urutan nomer hape sesuka dia trus dihubungin. Kalo bisa nyambung seneng, lebih seneng kalo nyambungnya sama orang yang berlawan jenis.. itu kalo beruntung, nah kalo misalnya nyambungnya sama bencong ato bos besar mafia gimana? Berabe ntar urusannya. Pernah tuh ada kejadian seorang anak muda yang ngacak nomer hape trus iseng neror orang yang punya nomer itu. Eh ternyata orang yang dia isengin itu Bupati di kotanya.. Mampus loe bang!! Ckck, jangan lakukan hal ini plen, karena bisa saja itu termasuk cabang dari judi. Yah, jujur gue juga pernah begitu. Tapi sekarang udah gak kok, suwer.

Haduh – haduh, gini lho kang mbak.. semua orang itu punya temen. Orang di sekitar kita itu teman semua, meskipun kadang kita gak kenal siapa dia. Manusia itu makhluk sosial. Kagak bisa hidup sendirian. Pasti butuh temen. Kalo boleh ana berkata kalo teman itu kebutuhan primer. Gimana bisa hidup tanpa teman? Bahkan nieh, kalo aja ada orang yang terdampar di sebuah pulau gak berpenghuni.. Mesti dia ntar nemuin teman juga. So teman itu ada dimana saja dan bertemanlah pada siapa saja. Emang bener seh ada yang bilang kalo temen bisa mempengaruhi kita menjadi orang yang jelek kelakuannya. Kayak pepatah kalo punya temen penjual bensin, kita ketularan bau bensin. Kalo temen kita pejual minyak wangi, kita ketularan wanginya. Tapi coba deh pikir.. kalo kita jadi teman yang penjual minyak wangi trus kita nyebarin kewangian yang kita punya kepada orang laen. Bukankah itu amal yang mulia??

Surat Perpisahan Kekasih

thumbnail

Saat ana lagi buka-buka kitab punya temen, ane nemuin sebuah surat.. Gile dah, surat perpisah antara kekasih coy, haha. yaudah tho tak tulis aja.. Gak bermaksud buat mengekspose kehidupan orang laen lho., yah kali aja kita dapat ambil pelajaran dari surat ini.. Toh ya ana nulis gini udah izin sama yang punya kok.. So this it is :

Assalamualaikum wr.wb


Maaf kalau luapan rasa ini mungkin akan mengganggu ketentramanmu. Tapi aku yakin hatimu masih terbuka lebar nutuk menilai dan mengkhayati maksud yg terselip di kata-kataku ini. mudah-mudahan ada kebaikan untuk kita bersama


Ketahuilah cinta kepada Allah dan cinta kepada islam adalah cinta yang paling tinggi dan agung. Kasih sayang Allah kepada manusia melebihi cinta ibu kepada anak nya. Oleh sebab itu, mencintai manusia melebihi cinta kepada Allah, ialah suatu dosa. Cinta manusia adalah cinta yang sementara dan palsu. Di dunia kita bisa bisa sehidup semati, tapi di akhirat belum tentu lagi.


Selama ini hubungan kita memang suci jika di tinjau dari adat dan tata susila orang timur, tetapi masih jauh dari bersih bila di tinjau dari syariat islam. Dahulu kita sering berkirim surat, bertemu dan pergi bersama, yang bila difikirkan kita sering melanggar keinginan Allah SWT dalam pergaulan kita, walaupun belum pernah terjadi apa-apa.


Romeo & Juliet boleh bercinta. Sampai rela membunuh dirinya sendiri karena mereka bukan orang islam. Laila & Majnun telah menghabiskan sebagian besar masa remajanya untuk bercinta, karena mereka masih kuat dengan adat, dan tidak pernah di besarkan oleh semangat jihad. Tetapi beda dengan kita yang hidup saat islam sedang bangkit, islam sedang marak. Aku tidak rela mengorbankan masa remajaku ini untuk menjadi hamba yg terlena kepada cinta manusia. Ketika pemuda-pemuda islam lainnya telah bersiap sedia untuk mengikuti jejak pemuda gua Ash-habul kahfi, memburu cinta ilahi.


Dialah allah, aku dan dirimu semata mata menghirup nikmat-Nya dibawah kekuatan-Nya. Nikmat melihat, mendengar, berkata kata, berakal, berperasaan dsb. Aku merasa bersalah bila merebut kasih sayang-Nya dalam hatimu. Yang sepatutnya aku serahkan kepada-Nya. Oleh karena itu taatilah perintah-Nya dan jahuilah larangan-Nya. Aku harap engkau juga merasakan itu.


Tidak pantas sekali engkau mencintai aku. Seorang hamba yang kotor dan banyak berbuat dosa. Surat-suratmu telah ku musnahkan. Sisa-sisa kenangan lama berusaha aku kikis dari ingatanku. Kini aku sedang bermanja-manja dengan agama.


Dan aku mencoba menebus masa laluku. Masa hidup yg lalu antara kita, lupakanlah dunia pura-pura kita yang dahulu, kenangan-kenangan yang lalu wajib kita kubur. Marilah kita tebus dengan air mata taubat pada malam hari, membuka tirai baru & kehidupan baru.


Keresahan dan penyesalan menyeretku untuk mengenal Allah lebih jauh. Aku sadar madu yang dahulu telah berubah menjadi empedu. Dalam goresan ini tiada apa apa yg kupinta padamu, aku hanya ingin kau mengetahui isi hatiku. Hidup ini tidak selalu indah, karena disitulah terletak keindahan hidup. Berusahalah menjaga hati, karena setiap hati yang mencintai allah akan tentram. Mungkin kita berpisah untuk bertemu, SIAPA TAHU?????

WALLAHU A’LAM



Wassalamualaikum wr.wb.


Indonesia sudah tua

thumbnail

68 tahun...
Itulah usia negara kita mulai hari ini
Seandainya Indonesia adalah seorang manusia
Hari ini dia adalah seorang manusia tua lemah
Keriput, bungkuk, tak kuat berdiri
Mendekati ajal..

Jika Indonesia seorang manusia
Pandangan kabur, butuh kacamata
Pikun, sulit mengingat
Sempoyongan, mencari pegangan
Ompong, tak kuat mengunyah

Jika Indonesia seorang manusia
Seharusnya..
Ibadah rajin, memohon ampunan
Bertobat, sebelum terlambat
Karena..
Ajal semakin jelas

Apa negara ini seperti itu ??

kekuatan 5cm

thumbnail

Kalo kita yakin sama sesuatu, kita Cuma harus percaya, harus berusaha bangkit dari kegagalan, jangan pernah menyerah dan taruh keyakinan itu di depan kening kamu. Begitu juga dengan mimpi – mimpi kamu, cita – cita kamu, keyakinan kamu, apa yang kamu mau kejar..
Biarkan.....
Dia...
Menggantung..
Mengambang...
5 centi meter..
Di depan kening kamu..
Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu baca mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa. Apapun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalo kamu percaya sama keyakinan itu dan kamu nggak bisa menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu, segala keinginan, mimpi, cita – cita, keyakinan diri…
Biarkan keyakinan kamu, 5cm menggantung mengambang di depan kening kamu. Dan .. sehabis itu yang kamu perlu .. Cuma …
Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya , serta mulut yang akan selalu berdoa..
Dan kamu akan selalu dikenang sebagai seorang yang masih punya mimpi dan keyakinan, bukan Cuma seonggok daging yang hanya punya nama. Dan kamu akan dikenang sebagai seorang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya. Bukan seorang pemimipi saja, bukan orang biasa – biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah oleh keadaan. Tapi seorang yang selalu percaya akan keajaiban mimpi, keajaiban cita – cita, dan keajaiban keyakinan manusia. Yang tak terkalkulasi dengan angka berapapun.. dan kamu nggak perlu bukti apakah mimpi – mimpi itu akan terwujud nantinya karena kamu hanya harus mempercayainya..
Percaya pada.. 5 centimeter di depan kening kamu…!!


*Ini ane kutip dari novel 5cm… gak kreatif banget kan??.. udah lah, yang penting manfaatnya :)

Ramadhan jangan cuma aji mumpung...

thumbnail


Dari jumlah total 24 bulan yang umumnya berlaku di dunia, hanya satu bulan yang paling ditunggu – tunggu oleh para pemeluk agama islam. Ya, itulah bulan Ramadhan. Memang bulan itu terasa sangat istimewa. Itulah saat para muslimin diperintahkan untuk rela menahan semua nafsu dari terbitnya fajar sampai hilangnya matahari di ufuk barat. Bulan dimana Alqur’an diturunkan. Bulan dimana para kaum setan dibelenggu agar tak mengganggu manusia beribadah. Sehingga umat muslim dapat beribadah sepuas – puasnya. Kalau boleh saya mengatakan, Ramadhan adalah bulan peperangan. Berperang melawan diri sendiri. Karena toh nyatanya meski setan dibelenggu, masih ada saja orang yang melakukan perbuatan tercela. Yah, itu karena memang berasal dari diri orang itu sendiri, bukan dari setan.
Sangking istimewanya, orang – orang pada heboh menyambutnya. Mulai dari heboh penentuan awal puasa yang sering menimbulkan perbedaan antar ormas. Lalu ada juga diadakan pasar masyarakat, seperti Dandangan di kota Kudus.. kalo di daerahku namanya malah nyeremin, Preman., hehe. Kalo kalian orang Semarang, pasti tahulah sama yang namanya Dugderan. Kalau di daerah lain, ada tidak ya? Kalian yang lebih tahu.. Ndak Cuma itu, yang bikin heboh lagi adalah stasiun televisi. Pasti ada aja program – program baru untuk menyemarakkan Ramadhan. Yah, ada sinetron lah acara lawak lah kultum islami lah banyak lah pokoknya, yang pasti semua berbau islam. Dan itu Cuma bertahan waktu Ramadhan doang. Kalau sudah lewat, ya ada lagi dah acara – acara televisi yang Astaghfirullah hal’adzim. Dan yang bikin aku gerah adalah kalau ada temen yang ngirim sms tentang Ramadhan. Minta maaf lah puisi lah, sampai bosen aku. Bweh, rasanya pengen tak ganti aja nomer hapeku. Tapi ya ndak apa sih, toh ya maksud mereka mungkin buat ngingetin doang. Tapi ya gua masih muda kali, jadi ya ndak perlu diingetin.. kan belum pikun.
Tapi memang momen Ramadhan sangat ditunggu – tunggu. Pada momen inilah, orang – orang pada tobat. Masjid penuh. Kotak amal penuh. Orang – orang pada nglakuin kebajikan. Dimana – mana terasa dah suasana islam. Indah rasanya kalau begini terus. Tiap malem pada tarwih, pada giat mengkhatam alquran. Memang itu maklum. Apalagi jika memasuki pekan terakhir Ramadhan. Saat itulah ada satu malam yang sangat istimewa, malam Lailatul Qodr. Orang yang beribadah pada malam itu, maka dia seakan beribadah selama 1000 bulan. Maka itulah Lailatul Qodr disebut lebih baik dari 1000 bulan. Semua umat muslim tak tahu pasti kapan malan itu akan terjadi. Tapi sudah diberi petunjuk kalau malam itu akan jatuh pada pekan terakhir Ramadhan. Jadi selama pekan itu, semangat umat islam untuk beribadah memasuki level tertinggi. Untuk mendapatkan Lailatul Qodr, berdiam diri di masjid adalah cara paling mujarab. Atau lebih dikenal dengan I’tikaf. Yah, begitulah Ramadhan. Semua pahala amalan meningkat. Yang sunnah jadi berpahala wajib. Apalagi yang wajib, jadi berlipat – lipat pahalanya.
Subhanallah, saat Ramadhan adalah saat tobat. Masa untuk mensucikan diri. Tapi saya pesan pada semuanya : RAMADHAN JANGAN HANYA DIJADIKAN AJI MUMPUNG. Mentang – mentang pahala berlipat – lipat jadi giat beribadah. Eh malah kalau udah ndak Ramadhan, bejat lagi dah. Semua kebajikan yang kita lakuin saat Ramadhan, seyogjanya tetap dilakukan di bulan – bulan setelahnya. Jangan hanya memanfaatkan momen saja. Ya itu istilahnya, jangan dijadikan aji mumpung...

*betewe, pada ngerti aji mumpung ndak ya.. ah udahlah, itu urusan kalian. Peace..


Label

Cerpen (1) it's me (10) Prosa (2) Special (13) Theory of me (6) Think again (8)
Powered By Blogger